Bahan Ajar Digital untuk Pembelajaran Diferensiasi: Strategi Praktis bagi Guru dan Pendidik

Authors

Khadijah, S.I.Kom., M.Pd
Saudah, M.Pd.I.
Muhammad Abdul Malik, M.Pd.

Synopsis

Pembelajaran di kelas modern menuntut guru untuk mampu memahami keberagaman peserta didik, karena setiap siswa memiliki kesiapan belajar, minat, serta cara memahami materi yang berbeda. Pendekatan pembelajaran yang seragam sering kali tidak lagi memadai sehingga diperlukan strategi yang lebih fleksibel agar setiap peserta didik dapat belajar sesuai potensi dan kebutuhannya. Buku “Bahan Ajar Digital untuk Pembelajaran Diferensiasi: Strategi Praktis bagi Guru dan Pendidik” hadir sebagai panduan praktis bagi guru, pendidik, dan calon guru dalam merancang materi pembelajaran yang lebih adaptif. Buku ini menjelaskan konsep dasar pembelajaran diferensiasi sekaligus memberikan langkah-langkah konkret dalam menyusun bahan ajar digital yang mampu mengakomodasi perbedaan kemampuan, minat, dan profil belajar siswa, sehingga membantu pendidik mengembangkan materi ajar yang kreatif, fleksibel, dan efektif baik untuk pembelajaran tatap muka maupun pembelajaran daring.

Pembahasan dalam buku ini meliputi:

• Pengantar pembelajaran diferensiasi dan bahan ajar digital
• Dasar-dasar penyusunan bahan ajar digital
• Pemahaman kebutuhan belajar peserta didik
• Prinsip penyusunan bahan ajar digital diferensiatif
• Bentuk dan jenis bahan ajar digital
• Langkah praktis menyusun bahan ajar digital
• Penerapan bahan ajar digital dalam pembelajaran diferensiasi
• Evaluasi dan penyempurnaan bahan ajar digital

Author Biographies

Khadijah, S.I.Kom., M.Pd

Khadijah lahir di Panggang Marak pada 28 Maret 1993. Ia merupakan anak pertama dari empat bersaudara dan tumbuh dalam lingkungan keluarga yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan pendidikan. Latar belakang akademiknya mengantarkan Khadijah meraih gelar Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) dari Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya. Perjalanan akademiknya membentuk perspektif pedagogis yang kuat dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan pendekatan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Saat ini, Khadijah mengabdikan diri sebagai dosen pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palangka Raya dengan bidang keahlian Pendidikan Agama Islam. Ia aktif mengembangkan praktik pembelajaran yang menekankan pembentukan karakter religius peserta didik melalui pendekatan pedagogis yang kontekstual dan responsif terhadap perkembangan teknologi pendidikan. Dalam praktik pengajarannya, Khadijah menaruh perhatian pada pemanfaatan media dan materi ajar digital sebagai sarana penguatan akidah, akhlak, dan nilai-nilai spiritual Islam.

Saudah, M.Pd.I.

Saudah lahir di Pemurus pada 28 November 1986 dan merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Program Studi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal. Saat ini, Saudah mengabdi sebagai dosen pada Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Universitas Islam Negeri Palangka Raya. Keilmuan dan pengalamannya banyak berfokus pada pendidikan anak usia dini, literasi awal, serta inovasi pembelajaran.

Selain menjalankan tugas sebagai dosen, Saudah aktif sebagai asesor BAN-PDM dan pendamping pengembangan kurikulum di berbagai lembaga Raudhatul Athfal (RA) di Kalimantan Tengah. Perhatiannya terhadap pengembangan kurikulum dan inovasi pembelajaran mendorongnya untuk mengkaji pemanfaatan media dan materi ajar digital yang sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Saudah meyakini bahwa teknologi, jika digunakan secara pedagogis, dapat menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan minat belajar, kreativitas, dan nilai-nilai karakter sejak dini.

Sebagai akademisi dan peneliti, Saudah telah menghasilkan berbagai karya ilmiah yang membahas inovasi pembelajaran, literasi awal, dan pengembangan kurikulum PAUD, yang diterbitkan pada jurnal nasional bereputasi. Kontribusinya dalam buku ini mencerminkan komitmennya dalam menghadirkan materi ajar digital yang ramah anak, kontekstual, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Visi pendidikannya adalah membangun lingkungan belajar yang humanis, reflektif, dan mendukung pembelajaran sepanjang hayat, sejalan dengan arah kebijakan Kurikulum Merdeka PAUD.

Muhammad Abdul Malik, M.Pd.

Muhammad Abdul Malik lahir di Kabupaten Pulang Pisau pada 2 Desember 1991. Pendidikan menengah ditempuh di Pondok Pesantren Al-Falah Banjarbaru, Kalimantan Selatan, yang membentuk dasar keilmuan dan karakter religiusnya. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di UIN Antasari Banjarmasin dan meraih gelar Magister Pendidikan Agama Islam di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Latar belakang pesantren dan pendidikan akademik membentuk pandangan pedagogis yang seimbang antara tradisi dan inovasi.

Saat ini, Muhammad Abdul Malik merupakan dosen pada Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Palangka Raya. Dalam praktik akademiknya, ia menaruh perhatian pada pengembangan pembelajaran Pendidikan Agama Islam yang relevan dengan tantangan era digital. Ia memandang pengembangan materi ajar digital sebagai sarana strategis untuk menumbuhkan pemahaman keislaman yang moderat, reflektif, dan kontekstual bagi peserta didik.

Selain aktivitas akademik, Muhammad Abdul Malik aktif dalam berbagai organisasi keagamaan dan kemasyarakatan, seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Palangka Raya. Keterlibatannya tersebut memperkaya perspektifnya dalam memandang pendidikan sebagai proses pembentukan kepemimpinan dan karakter sejak dini. 

Published

January 1, 2026

Categories

License

License

Details about this monograph

Physical Dimensions